Pernikahan adat jawa

Persiapan Pernikahan Singkat, Menyiapkan Sendiri atau Wedding Organizer?

Posted on

Jakarta. Tak sedikit pasangan yang menyiapkan pernikahan dalam waktu relatif singkat atau kurang dari enam bulan. Alasannya, persiapan yang dilakukan dapat lebih maksimal ketimbang menunggu terlalu lama.

Ketika hanya punya sedikit waktu untuk mempersiapkan pernikahan ini, mana yang sebaiknya dipilih, apakah menggunakan jasa wedding organizer atau menjalani semuanya sendiri?

Apa saja pertimbangan yang sebaiknya dipikirkan sebelum memilih?

Tiara Josodirjo selaku pemilik dari wedding organizer TJ & A mengatakan, jika calon pengantin memiliki waktu persiapan menikah yang relatif singkat, menggunakan jasa penyelenggara pernikahan sangatlah diperlukan. Hal ini bisa meminimalisir kemungkinan buruk yang terjadi saat acara berlangsung.

“Saya rasa dalam waktu yang sangat singkat itu mengerjakan semuanya sendiri agak susah ya. Kecuali calon pengantin banyak minta tolong sama teman-teman dan keluarganya, itu pun kalau mereka memang bisa membantu secara maksimal,” tuturnya saat ditemui Wolipop di kediamannya di bilangan Kemang.

Tiara mengatakan, para calon pengantin yang menyiapkan pernikahan sendiri cenderung menginginkan semua hal yang diingkannya bisa terwujudkan tanpa memikirkan kendalanya terlebih dulu.

Sedangkan jika menggunakan jasa wedding organizer, para staf yang membantu bisa memberikan gambaran situasi yang terjadi saat acara berlangsung. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diantisipasi lebih dulu.

“Pihak dari wedding organizer biasanya kasih tahu plus minusnya. Misalnya, kalau mau mengadakan pernikahan di gedung atau di hotel, kendalanya apa saja.

Kalau konsep pernikahan tidak sesuai dengan gedung, cara mengatasinya bagaimana. Mereka kan sudah terbiasa menangani acara jadi sudah ada pemikiran ke depan,” lanjutnya lagi.

Kendala lain juga bisa datang dari pihak-pihak lain pendukung pernikahan, misalnya dari gaun pengantin yang belum selesai atau produksi undangan yang terhambat.

Bagi orang yang belum berpengalaman menangani hal tersebut, bisa saja mereka panik dan merasa khawatir acara akan terhambat karena ketidaksiapan salah satu vendor.

“Tapi kalau pakai wedding organizer, mereka pasti punya daftar vendor langganan. Jadi kalau ada satu vendor yang nggak bisa, masih ada vendor lain yang bisa dihubungi. Calon pengantinnya nggak stres, masalahnya beres,” katanya.

Keluarga

Tak hanya seputar permasalahan vendor, masalah lain juga bisa datang dari pihak keluarga. Di setiap pernikahan, pasti ada saja salah satu pihak keluarga yang ingin terlibat langsung dan mengatur kembali apa yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

Jika hal ini dihadapi tanpa bantuan pihak WO, konsep pernikahan dan persiapan yang sudah direncanakan bisa saja berubah kembali meskipun sisa waktu yang dimiliki semakin menipis.

Tetapi dengan hadirnya tim tersebut, mereka bisa bertindak sebagai pembatas dan penengah agar hal-hal yang sudah dipersiapkan tak lagi diubah-ubah oleh pihak yang tidak berkepentingan.

Sumber

Kredit Foto: Pranatacara Wedding Organizer – AA Fotografi @ Ita & Rama Wedding

Leave a Reply

Your email address will not be published.